Lapangan.co.id – Peristiwa kebakaran yang melanda sebuah gudang limbah kain (lawon) di wilayah Gandamekar, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menyebabkan kerusakan besar di kawasan permukiman sekitar. Sejumlah rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian turut terdampak dan terbakar.
Salah seorang warga terdampak, Rano (33), mengungkapkan bahwa rumah miliknya bersama lima rumah lain yang masih dimiliki anggota keluarganya ikut dilalap api. Akibat kejadian tersebut, satu keluarga besar harus menghadapi kerugian yang tidak sedikit.
Bau Hangus Sudah Tercium Sejak Pagi Hari
Rano menceritakan bahwa tanda-tanda tidak biasa sebenarnya sudah dirasakan sejak pagi. Ia mencium aroma seperti kabel terbakar yang berasal dari arah gudang limbah yang berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.
Karena khawatir terjadi korsleting listrik, ia sempat memeriksa kondisi sekitar gudang. Namun saat itu tidak ditemukan adanya percikan api maupun gangguan listrik yang mencurigakan.
Meski demikian, pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB, warga dikejutkan dengan teriakan yang mengabarkan adanya kebakaran. Dalam waktu singkat, api membesar dan mulai menyebar ke bangunan di sekitarnya.
Api Cepat Menjalar dan Sulit Dikendalikan
Saat kebakaran mulai terjadi, warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun besarnya api membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Menurut Rano, api menyebar sangat cepat sehingga sulit dikendalikan. Kondisi bangunan yang berdekatan membuat kobaran api dengan mudah merambat ke rumah-rumah warga.
Enam Rumah Milik Keluarga Hangus Terbakar
Dalam situasi darurat tersebut, Rano berusaha menyelamatkan barang-barang berharga seperti kendaraan, perangkat elektronik, dan dokumen penting.
Meski sebagian barang berhasil dievakuasi, rumah yang ditempatinya tetap mengalami kerusakan cukup parah. Bagian dapur dan kamar mandi terbakar, sementara atap rumah mengalami keruntuhan akibat panas dan siraman air saat proses pemadaman.
Tak hanya rumah miliknya, kediaman nenek, orang tua, serta beberapa kerabat dekatnya juga ikut terdampak. Total enam rumah yang masih berada dalam satu lingkup keluarga mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.
Tujuh Rumah Terdampak, Tidak Ada Korban Jiwa
Petugas menyebut kebakaran bermula dari gudang limbah lawon yang berada di tengah kawasan padat penduduk. Selain gudang, tujuh unit rumah warga ikut terbakar dalam insiden tersebut.
Begitu menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sepuluh Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Untuk mengendalikan api, sebanyak sepuluh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku selama beberapa jam hingga api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dilakukan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat banyak bangunan dan barang milik warga yang rusak akibat kebakaran.
Sementara itu, sejumlah warga terdampak masih berupaya membersihkan sisa-sisa kebakaran dan menata kembali rumah mereka yang mengalami kerusakan.










