{"id":458,"date":"2026-03-07T19:10:34","date_gmt":"2026-03-07T19:10:34","guid":{"rendered":"https:\/\/lapangan.co.id\/?p=458"},"modified":"2026-03-07T19:10:34","modified_gmt":"2026-03-07T19:10:34","slug":"prediksi-prof-jiang-xueqin-iran-berpotensi-mengungguli-as-dalam-konflik-timur-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/2026\/03\/07\/prediksi-prof-jiang-xueqin-iran-berpotensi-mengungguli-as-dalam-konflik-timur-tengah\/","title":{"rendered":"Prediksi Prof Jiang Xueqin: Iran Berpotensi Mengungguli AS dalam Konflik Timur Tengah"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"89\" data-end=\"513\"><strong><a href=\"https:\/\/lapangan.co.id\/\">Lapangan.co.id<\/a><\/strong> &#8211; Seorang akademisi dan penulis internasional, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Jiang Xueqin<\/span><\/span>, menyampaikan analisisnya mengenai konflik yang melibatkan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Amerika Serikat<\/span><\/span>, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Israel<\/span><\/span>, dan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Iran<\/span><\/span>. Dalam sebuah video yang diunggah di platform <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">YouTube<\/span><\/span>, ia memprediksi bahwa Iran memiliki peluang untuk memenangkan perang tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"515\" data-end=\"640\">Menurutnya, konflik yang sedang berlangsung dapat berkembang menjadi perang besar yang dampaknya akan mengubah tatanan dunia.<\/p>\n<h2 data-start=\"642\" data-end=\"699\">Konflik AS\u2013Israel dan Iran Diprediksi Berlangsung Lama<\/h2>\n<h3 data-start=\"701\" data-end=\"749\">Dunia Disebut Akan Mengalami Perubahan Besar<\/h3>\n<p data-start=\"751\" data-end=\"981\">Dalam analisanya, Jiang Xueqin menyatakan bahwa perang antara Amerika Serikat dan Iran tidak akan selesai dalam waktu singkat. Ia memperkirakan konflik ini bisa berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berpotensi bertahun-tahun.<\/p>\n<p data-start=\"983\" data-end=\"1178\">Ia juga menyebut dampak dari konflik tersebut akan sangat besar bagi geopolitik global. Menurutnya, ketika perang ini berakhir, kondisi dunia kemungkinan besar tidak akan sama seperti sebelumnya.<\/p>\n<p data-start=\"1180\" data-end=\"1266\">Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam video yang dipublikasikan pada awal Maret 2026.<\/p>\n<h2 data-start=\"1268\" data-end=\"1330\">Strategi Militer AS Dinilai Tidak Cocok untuk Perang Modern<\/h2>\n<h3 data-start=\"1332\" data-end=\"1382\">Doktrin \u201cShock and Awe\u201d Dianggap Tidak Efektif<\/h3>\n<p data-start=\"1384\" data-end=\"1581\">Jiang menilai strategi militer Amerika Serikat yang selama ini dikenal dengan konsep \u201cshock and awe\u201d atau serangan besar untuk melumpuhkan pimpinan lawan, tidak selalu efektif dalam konflik modern.<\/p>\n<p data-start=\"1583\" data-end=\"1742\">Strategi tersebut bertujuan menghancurkan struktur komando musuh dengan cepat, sehingga organisasi militer lawan akan melemah setelah pemimpinnya disingkirkan.<\/p>\n<p data-start=\"1744\" data-end=\"1880\">Namun menurutnya, pendekatan itu tidak selalu berhasil ketika menghadapi musuh yang memiliki motivasi ideologis atau religius yang kuat.<\/p>\n<h3 data-start=\"1882\" data-end=\"1941\">Iran Disebut Menganggap Konflik sebagai Perang Ideologi<\/h3>\n<p data-start=\"1943\" data-end=\"2083\">Dalam pandangan Jiang, Iran melihat konflik ini bukan sekadar perang militer biasa, melainkan bagian dari perjuangan ideologi dan keyakinan.<\/p>\n<p data-start=\"2085\" data-end=\"2210\">Karena itu, menurutnya, perang dapat terus berlanjut meskipun pimpinan negara atau komandan militer mengalami kerugian besar.<\/p>\n<p data-start=\"2212\" data-end=\"2334\">Ia menilai kondisi tersebut membuat pendekatan militer konvensional yang digunakan Amerika Serikat menjadi kurang efektif.<\/p>\n<h2 data-start=\"2336\" data-end=\"2387\">Selat Hormuz Disebut Jadi Faktor Penentu Konflik<\/h2>\n<h3 data-start=\"2389\" data-end=\"2459\">Penutupan Jalur Energi Global Berpotensi Mengguncang Ekonomi Dunia<\/h3>\n<p data-start=\"2461\" data-end=\"2584\">Dalam analisanya, Jiang Xueqin juga menyoroti peran strategis <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Selat Hormuz<\/span><\/span> dalam konflik tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"2586\" data-end=\"2723\">Selat ini merupakan jalur penting perdagangan minyak dunia. Jika jalur tersebut ditutup, dampaknya bisa sangat besar bagi ekonomi global.<\/p>\n<p data-start=\"2725\" data-end=\"2848\">Menurut Jiang, Iran dapat menggunakan kontrol terhadap Selat Hormuz sebagai tekanan strategis terhadap negara-negara Barat.<\/p>\n<p data-start=\"2850\" data-end=\"3012\">Penutupan jalur tersebut berpotensi mengganggu distribusi energi internasional dan menimbulkan tekanan ekonomi besar bagi banyak negara, termasuk Amerika Serikat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lapangan.co.id &#8211; Seorang akademisi dan penulis internasional, Jiang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":461,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","fifu_image_url":"https:\/\/lapangan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/israel-lanjutkan-gelombang-serangan-langit-teheran-dipenuhi-asap-1772362062335_43.jpeg","fifu_image_alt":"Sumber foto : Detik.com","footnotes":""},"categories":[3,4],"tags":[264,251,262,263],"newstopic":[],"class_list":["post-458","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-internasional","tag-geopolitik-global-2026","tag-konflik-iran-israel","tag-perang-iran-amerika-serikat","tag-prediksi-perang-dunia"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=458"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/458\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":460,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/458\/revisions\/460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=458"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/lapangan.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}