BeritaInternasional

Denmark Tegaskan AS Tak Bisa Menguasai Greenland, Dinilai Langgar Kedaulatan Negara

499
Denmark Tegaskan AS Tak Bisa Menguasai Greenland, Dinilai Langgar Kedaulatan Negara

Lapangan.co.id – Ketegangan diplomatik antara Denmark dan Amerika Serikat kembali meningkat seiring mencuatnya isu rencana Washington untuk menguasai wilayah Greenland. Pemerintah Denmark secara tegas menolak wacana tersebut dan menyebut langkah itu mustahil dilakukan karena bertentangan dengan prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, yang menyatakan bahwa Greenland bukan wilayah yang dapat diperjualbelikan atau diambil alih oleh negara lain.

Denmark Tolak Keras Rencana Akuisisi Greenland

Lars Løkke Rasmussen menegaskan bahwa baik pemerintah Denmark maupun otoritas Greenland tidak pernah menyetujui rencana Amerika Serikat untuk menguasai wilayah tersebut.

Dinilai Melanggar Hukum Internasional

Menurut Rasmussen, gagasan akuisisi Greenland bertentangan dengan norma dan aturan internasional yang menjunjung tinggi kedaulatan negara. Ia menekankan bahwa Denmark adalah negara merdeka dan Greenland merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Denmark dengan status otonomi khusus.

Pernyataan ini menjadi respons langsung atas sikap pemerintah Amerika Serikat yang tetap bersikeras menjadikan Greenland sebagai target strategis.

Gedung Putih: Akuisisi Greenland Tetap Jadi Prioritas

Di sisi lain, Gedung Putih menyatakan bahwa sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Greenland tidak mengalami perubahan.

AS Anggap Greenland Penting bagi Keamanan Nasional

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut bahwa pengerahan pasukan NATO di kawasan Eropa tidak memengaruhi keputusan Presiden Trump. Ia menegaskan bahwa Trump masih memandang penguasaan Greenland sebagai bagian dari kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

Menurut Leavitt, lokasi strategis Greenland dinilai penting bagi pertahanan dan kepentingan geopolitik AS di kawasan Arktik.

Pertemuan Diplomatik Denmark-AS Bahas Greenland

Ketegangan ini juga dibahas dalam pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Amerika Serikat dan Denmark.

Dibentuk Kelompok Kerja Teknis

Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio sebelumnya bertemu dengan Menlu Denmark Lars Løkke Rasmussen serta perwakilan Greenland, Vivian Motzfeldt. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, Washington.

Gedung Putih menyebut pertemuan itu berlangsung konstruktif dan menghasilkan kesepakatan untuk membentuk kelompok kerja bersama. Kelompok ini akan menggelar pembahasan teknis secara berkala, dengan jadwal pertemuan setiap dua hingga tiga minggu.

Namun, Denmark menegaskan bahwa dialog tersebut tidak berarti persetujuan atas rencana pengambilalihan wilayah.

Greenland di Tengah Persaingan Geopolitik Global

Isu Greenland semakin mengemuka seiring meningkatnya persaingan geopolitik di kawasan Arktik. Wilayah ini memiliki nilai strategis tinggi, baik dari sisi militer, sumber daya alam, maupun jalur pelayaran global.

Meski demikian, Denmark menegaskan bahwa masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyat Greenland sendiri, bukan oleh tekanan atau kepentingan negara lain. Pemerintah Denmark menilai penghormatan terhadap kedaulatan dan hukum internasional tetap menjadi prinsip utama dalam hubungan antarnegara.

Exit mobile version