BeritaNasional

Kisah Kezia Syifa Bergabung dengan Tentara Amerika Serikat, Ini Dampaknya bagi Status Kewarganegaraan

545
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Lapangan.co.id – Viralnya video seorang perempuan muda berhijab mengenakan seragam militer Amerika Serikat menarik perhatian publik Indonesia. Sosok tersebut adalah Kezia Syifa, putri diaspora Indonesia yang resmi bertugas di Army National Guard Maryland. Momen haru perpisahan dengan keluarga di bandara Amerika Serikat pun menyebar luas di media sosial dan memicu banyak pertanyaan tentang latar belakang serta masa depan status kewarganegaraannya.

Awal Ketertarikan Kezia Syifa Masuk Militer AS

Keputusan Kezia Syifa untuk bergabung dengan militer Amerika Serikat ternyata bukan langkah impulsif. Ibundanya, Safitri, mengungkapkan bahwa sang putri sejak lama memiliki minat pada dunia militer, terutama dalam hal pembentukan karakter dan kepemimpinan.

Motivasi Pribadi dan Pengembangan Diri

Menurut Safitri, Syifa ingin mengasah kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta memperluas pengalaman hidupnya. Militer dipilih karena dianggap mampu membentuk mental tangguh sekaligus membuka peluang karier profesional di masa depan.

Kezia sendiri telah tinggal di Amerika Serikat sejak pertengahan 2023. Ia menempuh pendidikan SMA di sana, lalu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi sambil menjalani pelatihan militer sesuai prosedur yang berlaku.

Bertugas di Army National Guard, Bukan Medan Perang

Banyak warganet mengira Syifa akan langsung diterjunkan ke wilayah konflik. Namun, keluarganya meluruskan bahwa posisi Kezia berada di bagian administratif, bukan unit tempur.

Penempatan Sesuai Domisili dan Kebutuhan Negara Bagian

Sebagai anggota Army National Guard Maryland, Kezia menjalankan tugas di perkantoran militer sesuai kebutuhan negara bagian tempat tinggalnya. Sistem ini memungkinkan anggota tetap melanjutkan pendidikan dan kehidupan sipil sambil bertugas.

Bagaimana Status Kewarganegaraan Kezia Syifa ke Depan?

Salah satu pertanyaan terbesar publik adalah soal kewarganegaraan. Safitri menjelaskan bahwa proses hukum Syifa masih berjalan sesuai aturan di Amerika Serikat.

Masih Dalam Proses Hukum yang Berlaku

Saat ini, Kezia Syifa belum mengubah status kewarganegaraannya. Ia mengikuti seluruh tahapan resmi yang ditetapkan pemerintah AS, termasuk ketentuan khusus bagi non-warga negara yang bergabung dengan militer.

Keluarga menegaskan bahwa keputusan ini adalah pilihan pribadi Syifa yang telah dipikirkan matang dan didukung penuh oleh orang tua. Mereka berharap langkah ini menjadi pengalaman berharga yang membentuk masa depan putrinya, baik sebagai individu maupun profesional.

Exit mobile version