Lapangan.co.id – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) angkatan 83 menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan puluhan ekor sapi kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diberikan agar warga tetap dapat menjalankan tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadan.
Sebanyak 70 ekor sapi diserahkan dan akan didistribusikan ke sejumlah desa terdampak bencana di wilayah Aceh.
Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Gampong Blang, Kota Langsa. Puluhan sapi yang disalurkan akan dibagikan ke berbagai gampong agar masyarakat tetap dapat merasakan kebersamaan dan keberkahan tradisi meugang, meski berada dalam kondisi pascabencana.
Ketua STIK, Irjen Eko Rudi Sudarto, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab kemanusiaan mahasiswa kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Nilai Kemanusiaan Jadi Landasan Aksi Sosial
Menurut Eko, bantuan tersebut tidak sekadar bersifat materi, melainkan juga sebagai wujud hadirnya empati negara melalui generasi calon pemimpin Polri.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa STIK turut terlibat langsung dalam proses pendistribusian agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Tradisi Meugang Tetap Terjaga di Tengah Keterbatasan
Meugang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh yang dilakukan menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. Kehadiran bantuan ini memungkinkan tradisi tersebut tetap terlaksana meski kondisi masyarakat belum sepenuhnya pulih.
Warga dan Aparatur Desa Sampaikan Apresiasi
Keuchik Gampong Blang, Junaidi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian para mahasiswa STIK. Ia menilai bantuan tersebut bukan hanya membantu kebutuhan pangan, tetapi juga membangkitkan semangat warga untuk bangkit.
Salah seorang warga terdampak bencana, Salmah (52), mengaku terharu karena masih dapat merasakan suasana meugang bersama keluarga.
Ia berharap kebaikan para mahasiswa dan pihak yang terlibat mendapat balasan terbaik, sekaligus menjadi contoh kepedulian sosial bagi generasi muda lainnya.










