BeritaInternasional

Trump Kecam Penangkapan Pangeran Andrew: “Ini Sangat Memalukan”

162
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Lapangan.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras atas penangkapan mantan anggota keluarga kerajaan Inggris, Pangeran Andrew. Trump menyebut peristiwa tersebut sebagai hal yang memalukan dan menilai dampaknya akan mencoreng nama besar Kerajaan Inggris.

Pernyataan Trump Soal Penangkapan Pangeran Andrew

Trump mengungkapkan pandangannya saat berbincang dengan awak media di atas Air Force One. Ia menegaskan rasa prihatin dan kekecewaannya atas kasus yang menjerat Andrew.

Trump: Kasus Ini Sangat Menyedihkan

Menurut Trump, penangkapan tersebut bukan hanya masalah hukum semata, tetapi juga membawa konsekuensi besar bagi citra keluarga kerajaan. Ia menyebut situasi ini “sangat menyedihkan” dan “buruk bagi keluarga kerajaan Inggris”, seraya menekankan bahwa sorotan publik global akan semakin tajam.

Kronologi Penangkapan Pangeran Andrew

Ditangkap di Kediaman Pribadi

Pangeran Andrew ditangkap oleh kepolisian Inggris pada Kamis (19/2) waktu setempat di rumahnya yang berada di kawasan Norfolk, wilayah timur Inggris.

Dugaan Pelanggaran Jabatan Publik

Dalam keterangan resmi, Kepolisian Thames Valley menyatakan telah menahan seorang pria berusia sekitar 60-an tahun atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik. Penyelidikan ini dikaitkan dengan peran Andrew saat menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tersangka saat ini berada dalam penahanan dan identitasnya tidak disebutkan secara resmi, sesuai pedoman nasional. Selain penangkapan, aparat juga melakukan sejumlah penggeledahan yang berkaitan dengan penyelidikan kasus tersebut.

Dampak Terhadap Keluarga Kerajaan

Kasus ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian internasional dan berpotensi menambah tekanan terhadap institusi monarki Inggris. Pernyataan Trump yang menilai peristiwa ini sebagai aib menegaskan besarnya sorotan dunia terhadap proses hukum yang tengah berjalan, sekaligus implikasinya bagi reputasi keluarga kerajaan di mata publik global.

Exit mobile version