Lapangan.co.id – Seorang pria berinisial TN diamankan aparat setelah melakukan aksi pemalakan terhadap sopir angkutan kota di Garut. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Raya Garut–Bandung, tepatnya di Kecamatan Leles, pada Kamis (19/3) sekitar pukul 19.00 WIB.
Aksi pelaku sempat membuat warga sekitar terkejut karena dilakukan secara tiba-tiba di area yang cukup ramai.
Pelaku Mengancam Menggunakan Kunci Roda
Menurut keterangan petugas, TN diduga berada dalam kondisi mabuk saat melancarkan aksinya.
Modus Pemalakan yang Dilakukan
Pelaku mendatangi sopir angkot dan meminta sejumlah uang secara paksa. Ia juga membawa kunci roda berbahan besi yang digunakan untuk mengintimidasi korban.
Ketika permintaannya tidak dipenuhi, TN menjadi semakin agresif dan mengamuk di lokasi kejadian, sehingga membuat korban dan warga merasa ketakutan.
Brimob Bertindak Cepat Amankan Pelaku
Beruntung, saat kejadian berlangsung, personel Satgas Penanggulangan Reaksi Cepat (PRC) dari Korps Brimob Polri tengah melakukan patroli di sekitar area tersebut.
Penangkapan di Lokasi Kejadian
Petugas yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti. TN kemudian dibawa untuk proses lebih lanjut.
Pelaku Menangis dan Memohon Dibebaskan
Saat diamankan, pelaku terlihat tidak berdaya. Ia bahkan menangis dan meminta maaf atas perbuatannya.
Harapan Pelaku untuk Bisa Pulang
TN memohon kepada petugas agar dirinya dilepaskan, dengan alasan ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. Namun, aparat tetap menjalankan prosedur hukum yang berlaku.
Imbauan untuk Masyarakat
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap aksi premanisme di jalanan. Masyarakat diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan tindakan kriminal serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.
