Lapangan.co.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi mengakhiri Operasi Ketupat 2026 yang digelar selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Penutupan operasi ini dilakukan atas arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban selama Lebaran berlangsung aman dan terkendali tanpa insiden besar.
Penurunan Signifikan Angka Fatalitas
Salah satu capaian utama dalam operasi tahun ini adalah turunnya jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data yang dihimpun, angka fatalitas mengalami penurunan lebih dari 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan efektivitas pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama musim mudik.
Jumlah Kecelakaan Juga Menurun
Tidak hanya korban jiwa, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas secara nasional juga mengalami penurunan. Data menunjukkan adanya pengurangan ratusan kejadian dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, tidak tercatat adanya kecelakaan besar yang menonjol sepanjang pelaksanaan operasi.
Pengamanan Dilanjutkan melalui KRYD
Meskipun Operasi Ketupat telah resmi ditutup, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga akhir Maret 2026.
Langkah ini diambil karena arus balik masih berlangsung, dengan sebagian besar kendaraan belum sepenuhnya kembali ke kota-kota besar seperti Jakarta.
Fokus pada Sisa Arus Balik
Polri mencatat masih ada sekitar 40 persen lebih kendaraan yang belum kembali dari perjalanan mudik. Oleh karena itu, pengamanan tetap dilakukan secara maksimal untuk memastikan keselamatan para pemudik.
Petugas juga terus disiagakan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Teknologi dan Rekayasa Lalu Lintas Jadi Kunci
Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak lepas dari penerapan berbagai strategi, termasuk rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) di jalur utama.
Selain itu, penggunaan teknologi modern seperti sistem tilang elektronik, pusat kendali mobile, hingga kamera tubuh petugas turut membantu pengawasan dan pengambilan keputusan di lapangan.
Sinergi dan Pendekatan Humanis
Kolaborasi antara berbagai pihak serta pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama periode Lebaran.
Dengan hasil positif ini, Operasi Ketupat 2026 dinilai berhasil menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.
