
Lapangan.co.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon.
Ia menegaskan bahwa para prajurit tersebut merupakan personel terbaik yang telah melalui seleksi ketat sebelum diberangkatkan dalam tugas internasional.

Gugur Saat Jalankan Misi Perdamaian
Bagian dari Pasukan UNIFIL
Ketiga prajurit tersebut tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon yang bertugas menjaga stabilitas dan perdamaian di wilayah konflik.
Risiko Tinggi dalam Penugasan
Maruli menjelaskan bahwa setiap prajurit yang dikirim ke daerah konflik telah dibekali prosedur operasional standar (SOP) untuk menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk perlindungan saat terjadi serangan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa risiko tetap tidak bisa dihindari dalam penugasan di wilayah rawan konflik.
Prosesi Pelepasan Jenazah di Bandara Soetta
Dilepas dengan Upacara Kehormatan
Prosesi penghormatan terakhir bagi ketiga prajurit dilaksanakan di Bandara Soekarno-Hatta. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga serta pejabat negara.
Presiden Turut Beri Penghormatan
Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk melepas jenazah. Ia memberikan penghormatan terakhir serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Suasana haru tak terhindarkan saat keluarga mendampingi peti jenazah, bahkan beberapa di antaranya tampak tak kuasa menahan tangis.
Identitas Prajurit yang Gugur
Nama-Nama Pahlawan Bangsa
Adapun tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah:
- Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
- Sertu Muhammad Nur Ikhwan
- Praka Farizal Rhomadhon
Mereka dikenang sebagai prajurit yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara.
Lokasi Pemakaman Prajurit
Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
Setelah prosesi pelepasan, jenazah diterbangkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer, yaitu:
- TMP Cikutra, Bandung
- TMP Giri Dharmolyo II, Magelang
- TMP Giripeni, Kulon Progo
Imbauan KSAD untuk Keluarga Prajurit
Tidak Perlu Khawatir Berlebihan
KSAD juga menyampaikan pesan kepada keluarga prajurit yang masih bertugas agar tidak terlalu khawatir. Ia menegaskan bahwa seluruh personel telah dibekali pelatihan dan prosedur keselamatan yang ketat.
Harapan untuk Keselamatan Prajurit
Maruli berharap seluruh prajurit yang masih menjalankan misi dapat terus diberikan perlindungan dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik.
Pengorbanan untuk Perdamaian Dunia
Gugurnya tiga prajurit ini menjadi bukti nyata pengorbanan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Mereka tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga membawa nama bangsa di kancah internasional.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan risiko besar yang dihadapi para penjaga perdamaian di wilayah konflik.








