
Lapangan.co.id – Pemerintah Pakistan mengusulkan formula gencatan senjata dua tahap guna meredakan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Rencana tersebut disebut tengah dipertimbangkan oleh pihak-pihak terkait sebagai upaya menghentikan eskalasi konflik.
Informasi mengenai proposal ini muncul dari laporan media internasional yang mengutip sumber diplomatik.

Iran Akui Ada Upaya Mediasi
Fokus Tetap pada Keamanan Nasional
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengonfirmasi adanya pendekatan diplomatik yang dilakukan Pakistan. Ia menyebutkan bahwa rencana tersebut telah disampaikan kepada Iran dan Amerika Serikat.
Meski demikian, Iran tetap menempatkan prioritas pada keamanan nasional di tengah meningkatnya serangan dari pihak luar.
Kontak Intensif Antar Pejabat Tinggi
Pakistan Jadi Penghubung Utama
Sumber yang sama mengungkapkan bahwa Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Pakistan disebut berperan sebagai jalur komunikasi utama dalam pembahasan kesepakatan ini.
Rencana Gencatan Senjata Dua Tahap
Pembukaan Selat Hormuz Jadi Prioritas
Dalam skema yang diusulkan, gencatan senjata akan diberlakukan segera setelah kesepakatan awal tercapai. Salah satu langkah penting adalah pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan energi global.
Selanjutnya, akan diberikan waktu sekitar dua hingga tiga pekan untuk merumuskan kesepakatan yang lebih komprehensif dan permanen.
Potensi “Kesepakatan Islamabad”
Kerangka Regional dan Pertemuan Final
Kesepakatan ini sementara disebut sebagai “Kesepakatan Islamabad”, yang mencakup pengaturan regional terkait keamanan Selat Hormuz. Tahap akhir direncanakan melalui pertemuan langsung di ibu kota Pakistan.
Imbal Balik dalam Kesepakatan
Isu Nuklir dan Sanksi Jadi Poin Penting
Dalam rancangan akhir, Iran diperkirakan akan memberikan komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Sebagai gantinya, negara tersebut berpotensi mendapatkan pelonggaran sanksi internasional serta pencairan aset yang selama ini dibekukan.
Harapan Dunia terhadap Perdamaian
Peluang Redam Konflik Global
Jika berhasil direalisasikan, proposal ini dapat menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah serta menjaga stabilitas energi global.
Dunia internasional kini menantikan hasil pembahasan tersebut, yang diharapkan mampu membuka jalan menuju perdamaian jangka panjang.








